Tentang Reksa Dana

Merencanakan masa depan keuangan adalah yang hal perlu dilakukan sejak dini. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mewujudkan mimpi masa depan dengan kebebasan finansial adalah dengan melakukan investasi. Investasi adalah kegiatan menanam dana atau modal dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dimasa mendatang . Dan yang biasanya menjadi pertanyaan oleh para calon investor sebelum berinvestasi adalah “produk investasi apakah yang paling cocok dan memiliki potensi pertumbuhan yang baik untuk saya?”.

Mengambil kutipan dari Benjamin Franklin “ An investment In knowledge always pays the best interest”, dan ditengah kondisi banyaknya produk-produk investasi yang beredar, ada baiknya para calon investor memahami produk yang akan menjadi pilihan investasi tersebut.

Reksa Dana dalam definisi secara umum adalah wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang bernama Manajer Investasi untuk kemudian diinvestasikan ke aset finansial dan atau efek pasar modal seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.

Pada Reksa Dana, seluruh dana yang ada tidak disimpan oleh Manajer Investasi, tetapi disimpan di pihak yang bernama Bank Kustodian. Bank Kustodian juga berfungsi sebagai administrator yang mencatat dan memberikan konfirmasi atas seluruh transaksi pembelian maupun penjualan Reksa Dana, serta menghitung Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana setiap harinya.

Kelebihan berinvestasi di Reksa Dana:

1. Dikelola oleh manajemen yang profesional

2. Kemudahan akses berinvestasi

3. Diversifikasi investasi

4. Likuiditas tinggi

5. Dana investasi rendah

6. Transparansi

Hak Investor Reksa Dana

Berikut adalah hak-hak dari investor Reksa Dana:

  1. Mendapatkan bukti kepemilikan Unit Penyertaan.
  2. Menjual kembali sebagian atau seluruh Unit Penyertaan.
  3. Memperoleh laporan Reksa Dana.
  4. Memperoleh hak pembagian harta dalam hal Reksa Dana dilikuidasi.

Biaya-Biaya di Reksa Dana :

Dalam Reksa Dana terdapat biaya-biaya. Biaya-biaya tersebut adalah :

1. Biaya Pembelian.

2. Biaya Penjualan Kembali.

3. Biaya Imbal Jasa Manajer Investasi.

4. Biaya Imbal Jasa Bank Kustodian.

Unit Penyertaan (UP) adalah satuan yang digunakan dalam Reksa Dana. Unit Penyertaan menunjukkan kepemilikan Anda di dalam Reksa Dana. Jumlah Unit Penyertaan akan tetap selama Anda tidak kembali melakukan pembelian Reksa Dana. Banyaknya Unit Penyertaan yang didapat tergantung dari harga NAB/Unit pada hari dimana Anda membeli Reksa Dana.

 

“DISCLAIMER : INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. CALON PEMODAL WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI MELALUI REKSA DANA. KINERJA MASA LALU TIDAK MENCERMINKAN MASA DATANG.”

DISCLAIMER COPYRIGHT © 2015 APRDI | DISCLAIMER